FUAD UINSI

Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

FUAD UINSI Samarinda dan FPI UKM Malaysia Perkuat Kolaborasi Akademik, Perluas  MoU 2026–2031

Kuala Lumpur, Malaysia — Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda memperkuat jejaring akademik internasional melalui keberlanjutan kerja sama dengan Fakulti Pengajian Islam (FPI) Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).

Komitmen tersebut ditandai dengan evaluasi bersama sekaligus kesepakatan memperpanjang Memorandum of Understanding (MoU) kedua institusi untuk periode 2026–2031. Pertemuan kerja sama berlangsung pada 9 September 2026 di Fakulti Pengajian Islam UKM Malaysia. Melalui perpanjangan kerja sama ini, FUAD UINSI Samarinda dan FPI UKM Malaysia sepakat memperluas berbagai program kolaborasi yang lebih aplikatif dan berkelanjutan, mencakup bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, serta penguatan mobilitas dosen dan mahasiswa.

Delegasi FUAD UINSI Samarinda dipimpin oleh Dekan FUAD, Prof. Dr. H. M. Abzar, D., M.Ag. Turut hadir Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan Dr. Mursalim, M.Ag., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama Dr. Mohammad Salehudin, M.Pd., serta Kepala Pusat Kerja Sama dan Layanan Luar Negeri LP2M UINSI Samarinda Muhammad Hasan, Ph.D.

Sementara dari pihak FPI UKM Malaysia hadir Prof. Madya Dr. Rosmawati Mohamad Rasit, Timbalan Dekan Hal Ehwal Jaringan Industri dan Masyarakat; Prof. Madya Dr. Salmy Edawati Yaacob, Timbalan Dekan Penyelidikan dan Inovasi; serta jajaran akademisi Fakulti Pengajian Islam UKM.

Dekan FUAD UINSI Samarinda, Prof. Dr. H. M. Abzar, D., M.Ag., menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terbangun selama beberapa tahun terakhir. Menurutnya, keberlanjutan kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat hubungan akademik antara kedua institusi.

“Alhamdulillah, kerja sama yang telah terjalin selama ini dapat berjalan dengan baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Fakulti Pengajian Islam UKM Malaysia dan seluruh sivitas akademika FUAD UINSI Samarinda yang terus mendukung penguatan kolaborasi ini,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Prof. Madya Dr. Rosmawati Mohamad Rasit menegaskan pentingnya percepatan implementasi kerja sama agar MoU yang diperbarui dapat diwujudkan dalam bentuk program yang lebih konkret melalui Memorandum of Agreement (MoA) maupun Perjanjian Kerja Sama (PKS).

“Kerja sama ini perlu segera diperkuat melalui program-program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi kedua institusi,” ungkapnya.

Dalam periode kerja sama 2026–2031, kedua institusi menyepakati sejumlah agenda strategis, di antaranya penguatan penelitian bersama dan publikasi internasional bereputasi, khususnya pada jurnal terindeks Scopus, keterlibatan dosen sebagai penguji eksternal, serta pelaksanaan program Guest Lecturer, Visiting Lecturer, dan Visiting Professor.

Selain bidang penelitian dan publikasi, kerja sama juga diarahkan pada pengembangan mahasiswa melalui program mobilitas akademik dengan skema credit transfer maupun non-credit mobility yang didukung oleh program UKM Global. Kedua institusi juga mendorong kegiatan webinar internasional menghasilkan luaran akademik berupa prosiding ber-ISSN maupun publikasi internasional.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan FUAD UINSI Samarinda, Dr. Mursalim, M.Ag., bersama Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama Dr. Mohammad Salehudin, M.Pd., menegaskan bahwa seluruh poin kesepakatan perlu segera direalisasikan sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu akademik dan penguatan institusi.

Melalui perpanjangan MoU ini, FUAD UINSI Samarinda dan FPI UKM Malaysia optimistis dapat memperkuat jejaring akademik antarnegara serta menghadirkan kolaborasi berkelanjutan dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi, dan pengabdian kepada masyarakat.