
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh sivitas akademika UIN Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda. Salah satu dosen Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), Ramadiva Muhammad Akhyar, S.Sos.I., M.A., berhasil meraih penghargaan Best Presenter dalam ajang International Conference on Islamic and Muhammadiyah Studies (ICIMS) 2026. Penghargaan tersebut diraih berkat pemaparan ilmiah yang disampaikan Ramadiva bersama tim peneliti, yakni Afita Nur Hayati, S.Sos., M.Si. dan Dr. Sai Handari, S.Pd., M.Pd. Dalam forum konferensi internasional tersebut, mereka mengangkat gagasan penting mengenai urgensi penerapan etika keislaman dalam berdakwah di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Dalam pemaparannya, tim peneliti menekankan bahwa penggunaan teknologi AI dalam aktivitas dakwah merupakan sebuah keniscayaan di era digital. Namun demikian, mereka juga menegaskan bahwa perkembangan teknologi harus tetap berada dalam koridor nilai-nilai Islam, terutama dalam menjaga kebenaran informasi, adab komunikasi, serta tanggung jawab moral terhadap umat.
Gagasan tersebut mendapat perhatian dan apresiasi dari peserta konferensi, karena dinilai relevan dengan perkembangan zaman sekaligus memberikan kontribusi akademik dalam menghadapi tantangan dakwah modern yang semakin kompleks.
Keberhasilan meraih penghargaan Best Presenter ini menjadi bukti bahwa dosen FUAD UINSI Samarinda mampu bersaing di tingkat internasional dan turut memberikan kontribusi pemikiran terhadap isu-isu global yang berkaitan dengan Islam dan teknologi.
Capaian ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika UINSI Samarinda untuk terus meningkatkan kualitas penelitian, publikasi ilmiah, serta kontribusi intelektual dalam pengembangan ilmu pengetahuan.







